Link part 1 disini
![]() |
| Kedubes Vietnam di Jakarta |
Kami tiba di Stasiun Pasar Senen pada pagi hari jam 8. Sebelumnya, saya dan Anisah sudah memesan guest house untuk tempat istirahat sejenak di daerah Jakarta Selatan. Kami juga janjian dengan Maulida untuk membuat visa bersama. Kedutaan Besar Vietnam ada di komplek kedutaan besar di Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Teuku Umar No.25, RT.1/RW.1, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat. Setelah berisitirahat barang 5 menit, kami bertiga pergi ke Kedubes Vietnam. Untuk membuat visa, dokumen yang kami perlukan yaitu surat referensi dari pihak host university, paspor, scholarship offer letter, dan LoA. Saat membuat visa inilah letak kesalahan yang kami sesali sampai hari ini. Kami memilih visa single entry, bukan multiple entry. Seandainya kami memilih visa multiple entry, kami bisa main ke negara tetangga Vietnam. Namun karena kekurang pengalamannya kami, selama 5 bulan kami hanya jalan-jalan di Vietnam. Ohya, untuk membuat visa untuk 5 bulan dikenai biaya 600ribu rupiah. Kami bertiga apply untuk visa pada pagi hari jadi langsung bisa diambil pada sore harinya.
![]() |
| ??? |
Kami mempersiapkan diri masing-masing menjelang keberangkatan kami ke Vietnam. Kalau saya, saya sibuk mengepak barang bawaan dan belajar sedikit bahasa Vietnam seperti bagaimana mengucapkan "hai" dan "terima kasih". Time flies, tibalah kami pada hari keberangkatan. Pesawat kami berangkat pada pukul 6.25am dari Bandara Internasional Soekarno Hatta dan kami dijadwalkan tiba di Bandara Phú Bài Hue pada pukul 5.00pm. Lama? Iya. Kan deket? Iya, namun kami harus transit di Kuala Lumpur dan Ho Chi Minh City terlebih dahulu. Saya dan Anisah berangkat dari Bandara Ahmad Yani Semarang pada malam hari 2 Februari 2017 untuk selanjutnya menginap satu malam di hotel bandara. Mau kasih rekomendasi buat para pembaca yang barangkali suatu saat butuh hotel bandara, saya rekomendasikan POP! Hotel Airport Jakarta, yang terletak di Jl. Raya Bandara No. 106, Rawa Bokor, Benda, Kota Tangerang, Banten. Hotel ini berada di pemukiman warga sehingga suasananya tenang dan tidak bising. Harganya murah dan sudah include breakfast. Saat itu saya dan Anisah hanya membayar 337.215 rupiah untuk semalam. Hotel juga menyediakan layanan jemput antar dari bandara ke hotel dan hotel ke bandara secara gratis. Untuk lebih lengkapnya, silahkan kunjungi website hotel tersebut disini.
![]() |
| Double Room |
![]() |
| Barang bawaan yang segambreng |
Dan lagi lagi karena kurangnya pengalaman, saya dan teman-teman berbuat kesalahan (lagi) yang menyebabkan kami harus repot dan (hampir) berlari-lari agar tidak tertinggal pesawat.




emang pasukan huru hara lau dan kawan kawanlau yang metal metal itu hahaha :P
BalasHapusPasukan huru hara jere hahaha koe termasuk ya mel
Hapusenak aja aku mah pasukan cinta damai keleus
BalasHapushoiyaa kan koe mau masuk partai idaman yess :D
Hapus